Islam dan Sosialisme Epub  Islam dan PDF/EPUB or


10 thoughts on “Islam dan Sosialisme

  1. Susan Devy Susan Devy says:

    Buku yang dikarang sekitar 1920 ini telah meramalkan kegagalan ideologi sosialisme di barat yang konsepnya ditemukan oleh Karl Marx, karena sosialisme di barat dimulai dari tampuk atas yaitu pemerintahan, sementar sosialisme dalam islam dimulai dari bawah yaitu rakyat,intinya sosialisme sejati adalah konsep ajaran Islam, yang telah dilakukan oleh Nabi Muhammad, para sahabat dan Khulafa Rasyidindimana sosialisme Islam memiliki tujuan yang jelas yaitu hidup semata untuk Allah sajaHukum Syariah y Buku yang dikarang sekitar 1920 ini telah meramalkan kegagalan ideologi sosialisme di barat yang konsepnya ditemukan oleh Karl Marx, karena sosialisme di barat dimulai dari tampuk atas yaitu pemerintahan, sementar sosialisme dalam islam dimulai dari bawah yaitu rakyat,intinya sosialisme sejati adalah konsep ajaran Islam, yang telah dilakukan oleh Nabi Muhammad, para sahabat dan Khulafa Rasyidindimana sosialisme Islam memiliki tujuan yang jelas yaitu hidup semata untuk Allah sajaHukum Syariah yang ada dalam ajaran Islam adalah untuk menjaga keharmonisan kehidupan masyarakat, terutama dalam kehidupan berkeluarga.Sosialisme dalam kehidupan Nabi telah dicontoh juga oleh para sahabat, mereka hidup dalam kondisi yang sangat sederhana, hal tersebut hilang saat mulainya masa kerajaan yang diawali oleh dinasti Ummayah.intinya, Tjokroaminoto menjelaskan dalam buku yang singkat ini betapa pentingnya umat Islam untuk menggali kehidupan sosialisme, demi kejayaan hidup di dunia dan di akhiratdan beliau berpesan bahwa untuk mendapatkan kehidupan sosialisme yang sejati, umat harus memiliki dua hal yaitu Agama dan Ilmu


  2. Tristia Tristia says:

    Teringat ketika saya berbincang dengan guru ngaji saya di rumah Ia bilang, Nabi Muhammad SAW itu orang yang sosialis sekali Bayangkan, ketika beristrikan Khadijah yang kaya raya ia rela mempersilakan orang orang kelaparan makan di rumahnya Terhadap bobroknya perilaku orang Quraisy, ia resah Dari keresahan tersebut, kemudian ia mendirikan perkumpulan Hilful Fudhul.Namun, bobroknya keadaan bukan berarti Nabi Muhammad SAW berpangku tangan begitu saja Segala macam kemampuan yang Allah SWT berik Teringat ketika saya berbincang dengan guru ngaji saya di rumah Ia bilang, Nabi Muhammad SAW itu orang yang sosialis sekali Bayangkan, ketika beristrikan Khadijah yang kaya raya ia rela mempersilakan orang orang kelaparan makan di rumahnya Terhadap bobroknya perilaku orang Quraisy, ia resah Dari keresahan tersebut, kemudian ia mendirikan perkumpulan Hilful Fudhul.Namun, bobroknya keadaan bukan berarti Nabi Muhammad SAW berpangku tangan begitu saja Segala macam kemampuan yang Allah SWT berikan padanya ia maksimalkan Disuruh menggembala, ya ia kerjakan dengan sepenuh hati Diminta bantu berdagang, ia kerjakan dengan seamanah mungkin Wajar saja jika Nabi Muhammad SAW dijuluki Al Amin Maksimalisasi potensinya ia gunakan untuk membantu hajat orang Ia tak terjebak dalam mengutuki keadaan atau terbawa keadaan.Hal tersebut saya temukan dalam diri H.O.S Tjokroaminoto H.O.S Tjokroaminoto lahir di desa Bakur, Madiun Jawa Timur 16 Agustus 1883 ada yang menulis beliau lahir 20 Mei 1883 Ia anak kedua dari dua belas bersaudara putra dari Raden Mas Tjokro Amiseno, seorang Wedana Kleco dan cucu R.M Adipati Tjokronegoro bupati Ponorogo Terlahir dari keluarga bangsawan tak membuatnya bersikap angkuh.Pada awalnya, ia juga mengikuti jejak kepriyayian ayahnya, sebagai pejabat pangreh praja Ia masuk pangreh praja pada tahun 1900 setelah menamatkan studi di OSVIA, Magelang Pada tahun 1907, ia keluar dari kedudukannya sebagai pangreh pradja di kesatuan pegawai administratif bumiputera di Ngawi, karena ia muak dengan praktek sembah jongkok yang dianggapnya sangat berbau feodal Antara tahun 1907 1910 bekerja pada Firma Coy CO di Surabaya, disamping meneruskan pada Burgelijek Avondschool bagian mesin Bekerja sebagai masinis pembantu, kemudian ditempatkan di bagian kimia pada pabrik gula di kota tersebut 1911 1912 Uniknya, Tjokro juga jurnalis dan orator ulung Oetoesan Hindia merupakan surat kabar syarekat Islam yang terbit pertama kali pada bulan Desember 1912 di Soerabaya adalah corong bagi pergerakan SI Tjokro adalah direktur administrasi dan sekaligus pemimpin redaksinya Tjokro adalah jurnalis yang rutin menulis di Oetoesan Hindia ini paling tidak satu kali dalam sebulan Topiknya beragam, mulai persoalan politik, hukum, hingga perdebatan antara paham sosialisme dan Islam.Dengan lahirnya Sarekat Islam pada tahun 1912, mulailah Cokroaminoto membuat cariere Ketika ia sedang berada di Solo ia didatangi oleh delegasi Sarekat Islam Solo untuk bergabung pada organisasi ini dan Tjokroaminoto menyatakan kesiapannya untuk bergabung, Tjokroaminoto dikenal sebagai orang yang berkarakter radikal yang selalu menentang kebiasaan kebiasaan yang memalukan bagi rakyat banyak Pada saat itu Tjokroaminoto telah dikenal sebagai seorang yang sederajat dengan pihak manapun juga, apakah ia seorang belanda ataupun dengan seorang pejabat pemerintah dan Tjokroaminoto berkeinginan sekali untuk melihat sikap ini juga dimiliki oleh kawan sebangsanya terutama di dalam berhubungan dengan orang orang asing.Tjokroaminoto juga menulis buku Islam dan Sosialisme Mengapa ia menyandingkan sosialisme dengan Islam dalam bukunya Asumsi saya, kesenjangan antar kelas sangat tajam sekali ketika ia menulis buku Sosialisme yang berakar pada pemikiran Karl Marx, entah pada perkembangannya dikembangkan melenceng dari akarnya atau tidak, pada dasarnya tercipta sebagai antitesis dari adanya kesenjangan antar kelas.Bagi saya, benar kata ustad saya Nabi Muhammad SAW pun pada dasarnya adalah seorang sosialis Pada awal masa kehidupannya pra kenabian , ia tidak hanya belajar tentang kehidupan dari tokoh agama pendeta melainkan juga dari realita sehari hari Mata batinnya terasah melihat merosotnya moral, budak yang diperlakukan semena mena, pertentangan antar bani yang mengedepankan prestis, dan lain sebagainya Teringat apa kata Kang Budhiana Kartawijaya, anggota Dewan Redaksi Pikiran Rakyat Ada orang yang menemukan Islam secara deduktif Dalam artian, ia belajar teori Islam, baru ia gunakan untuk membaca fenomena kehidupan Ada pula orang yang menemukan Islam secara induktif Dalam artian, ia mengamati fenomena fenomena di kehidupannya, barulah kemudian ia menyadari bahwa sunatullah hukum alam selaras dengan Islam.Menurut saya, HOS Tjokroaminoto adalah tipikal perpaduan keduanya Ia memiliki latar pengetahuan keislaman yang cukup baik Namun latar pengetahuan keislaman tersebut tidak membuatnya jumud dan kaku dalam membaca fenomena yang tengah terjadi Islam bukanlah setumpuk konsep agung yang kaku, dimana jika realita tidak sesuai dengan konsep ideal, pemeluknya kebingungan dalam membumikan ajarannya Islam tak hanya berbicara soal ayat ayat yang termaktub.Tjokro, bagi saya pribadi, adalah sosok yang berupaya untuk membumikan konsep konsep ideal Islam yang telah ia ketahui Kepekaannya dalam membaca situasi dan kondisi ayat kauniyah , serta prinsipnya yang kembali berpulang pada Alquran dan Sunnah ayat kauliyah membuatnya cukup lihai membumikan konsep Saya menghormati usahanya membumikan konsep, terlepas dari sesuai atau tidaknya bahkan benar atau tidaknya proses Pada hakikatnya Islam tak menyuruh kita hanya terkungkung oleh ayat ayat yang termaktub dalam Quran, Sunnah, maupun buku buku Namun Islam juga membimbing mata hati kita untuk pandai memerhatikan fenomena Iqra, bacalah.Mengenai buku, ada isi buku beliau yang menempel dalam benak saya Mengenai tiga anasir, yaitu kemerdekaan virjheid liberty , persamaan gelijkheid equality dan persaudaraan broederschap fraternity Kemudian Tjokro menghubungkan tiga anasir ini dengan konsep Islam Mengapa Tjokro mengemukakan ketiga anasir dan menghubungkannya dengan Islam Simpulan saya karena keadaan pada saat itu tidak menjunjung ketiga nilai nilai tersebut Maka ia menawarkan konsep konsep sosialisme yang ia sandingkan dengan kepercayaannya Islam untuk menjadi obat dari penyakit penyakit sosial yang tengah masyarakat derita.Kekurangan buku ini, bahasanya jadul Hehe Jadi otak agak muter buat menangkap maksudnya Bisa jadi, konsep konsep sosialisme yang disandingkan dengan Islam tak relevan dengan tantangan zaman kini Sumber tambahan


  3. Muhamad Rivai Muhamad Rivai says:

    HOS Tjokroaminoto adalah seorang tokoh besar yang sangat disegani pada masa perebutan kemerdekaan Indonesia Ia dilahirkan pada 16 Agustus 1882 di Madiun dan menjadi pemimpin Sarekat Islam SI , sebuah organisasi yang sangat berpengaruh dalam pergerakan nasional dan pemikiran pemikiran Islam Soekarno proklamator RI dan Kartosuwiryo proklamator DI NII adalah dua orang muridnya yang sangat terkenal, meskipun pada akhirnya mereka berbeda jalan Dalam buku Islam dan Sosialisme, Tjokroaminoto HOS Tjokroaminoto adalah seorang tokoh besar yang sangat disegani pada masa perebutan kemerdekaan Indonesia Ia dilahirkan pada 16 Agustus 1882 di Madiun dan menjadi pemimpin Sarekat Islam SI , sebuah organisasi yang sangat berpengaruh dalam pergerakan nasional dan pemikiran pemikiran Islam Soekarno proklamator RI dan Kartosuwiryo proklamator DI NII adalah dua orang muridnya yang sangat terkenal, meskipun pada akhirnya mereka berbeda jalan Dalam buku Islam dan Sosialisme, Tjokroaminoto menyampaikan ide idenya mengenai paham sosialisme yang dapat dibentuk dari esensi ajaran Islam Buku yang masih dipenuhi oleh gaya bahasa dan susunan kalimat tempo doeloe ini mungkin akan sedikit membingungkan bagi pembaca modern, terlebih lagi istilah asing yang banyak ia gunakan berasal dari Bahasa Belanda, bukan Bahasa Inggris seperti yang biasa kita jumpai di buku buku zaman sekarang Konteks buku ini juga tampaknya lebih dikhususkan kepada pembaca muslim, karena di dalamnya mengandung wacana yang berangkat dari titik tolak keimanan dan doktrin agama Oleh karena itulah saya memasukkan resensi buku ini ke dalam kategori buku agama, dan bukan filsafat atau politik Tampak berusaha menghindari ambiguitas makna, pada bab awal buku ini Tjokroaminoto sempat menjelaskan arti dari sosialisme yang ia maksud, dalam bab Pengertian Sosialisme Menurutnya, sosialisme menghendaki suatu cara hidup yang menyadari bahwa setiap individu memikul tanggung jawab terhadap manusia manusia lain Ia mempertentangkan istilah ini dengan individualisme dimana setiap individu cenderung mementingkan dirinya sendiri Secara singkat, ia juga membahas berbagai pemikiran sosialisme yang ketika itu tengah berkembang di Eropa, antara lain social democratie, anarchisme, staats socialisme, dan akker socialisme Dalam beberapa paragraf ia juga menjelaskan perbedaan antara sosialisme dan komunisme Tjokroaminoto berkali kali menekankan bahwa sosialisme Islam yang ia maksud berbeda dengan sosialisme yang berakar dari materialisme, seperti misalnya Marxisme Menurutnya sosialisme yang berasal dari ajaran Islam memiliki keunggulan keunggulan tersendiri dan lebih cocok untuk dijalani oleh kaum muslim, daripada sosialisme materialistik yang tidak agamis Untuk mendukung argumen itu, ia memberikan banyak sekali contoh contoh hadits, ayat Quran, dan kisah kisah yang menyiratkan kuatnya nilai nilai sosialistik dalam ajaran Islam Di antara contoh contoh yang diberikannya adalah mengenai persaudaraan dalam Islam, sedekah, persamaan dan kesetaraan derajat, kesederhanaan, serta keadilan ekonomi bagi masyarakat Meskipun berusaha membedakan sosialisme yang ia maksud dengan sosialisme materialistik, dan berusaha menunjukkan keunggulan keunggulan dari ajaran Islam, namun ia juga menekankan bahwa pemikirannya tidak bermaksud untuk mendiskreditkan pemikiran pemikiran lain Dengan uraian ini tidak sekali sekali bermaksud mengecilkan jasa guru guru sosialis Barat seperti Karl Marx dan Friedrich Engels tentang perbaikan kaum miskin di negeri negeri Barat Maksud saya pertama tama sekali hanyalah menunjukkan duduk persoalan dan sikap Wetenschappeliik socialisme atau Moren socialisme atau Marxisme terhadap keyakinan agama, terutama sekali kepada keyakinan dan pelajaran agama Islam kita, dengan harapan agar saudara saudara kaum muslimin jangan sampai tersesat oleh karenanya halaman 36 Meski demikian, ia membenarkan bahwa ajaran Islam, seperti halnya banyak paham sosialisme, sangat bertentangan dengan sistem kapitalisme Menurutnya, kapitalisme berawal dari benih pemakanan riba bunga , dan telah menyebabkan kerusakan dan kebinasaan dunia serta perikemanusiaan Islam yang dengan keras melarang praktek riba dengan kata lain memerintahkan untuk mencegah munculnya kapitalisme dan berusaha memeranginya sampai ke akar akarnya Selain itu larangan permainan judi menurutnya juga disebabkan karena perbuatan spekulatif dan monopoli, di mana seseorang menjadi kaya dengan merugikan orang orang lain yang nasibnya kurang beruntung dalam sebuah permainan atau sebuah sistem secara umum Ajaran Islam yang mengharamkan semua perbuatan itu, menurutnya, menegaskan sikap Islam terhadap tata cara hidup masyarakat yang sosialistik Buku yang terdiri dari 162 halaman ini memang tidak membahas sosialisme secara terperinci, dan hanya membahas hubungan sosialisme dengan ajaran Islam secara ringkas dan padat Sebagai buku pegangan dan referensi, buku ini memang kurang memadai Tetapi sebagai penambah wawasan, buku ini dapat memberi gambaran tentang pemikiran yang sedang berkembang di kalangan umat Islam saat itu, khususnya di dalam organisasi Sarikat Islam


  4. Benz Benz says:

    Karya ini dipuji oleh Zainul Munasichin, pengarang Berebut Kiri, menurut Zainul karya Islam dan Sosialisme lebih baik berbanding kritikan Misbach terhadap Tjokroaminoto yang disifatkan lebih berunsur peribadi Sementara menurut Takashi Shiraishi, pengarang Zaman Bergerak, Islam dan Komunisme Misbach lebih canggih berbanding Islam dan Sosialisme Tjokroaminoto Bagi saya pula Islam dan Sosialisme Tjokroaminoto tak cukup kuat melainkan jika dibaca bersekali dengan Islam dan Sosialisme karya Syed Hu Karya ini dipuji oleh Zainul Munasichin, pengarang Berebut Kiri, menurut Zainul karya Islam dan Sosialisme lebih baik berbanding kritikan Misbach terhadap Tjokroaminoto yang disifatkan lebih berunsur peribadi Sementara menurut Takashi Shiraishi, pengarang Zaman Bergerak, Islam dan Komunisme Misbach lebih canggih berbanding Islam dan Sosialisme Tjokroaminoto Bagi saya pula Islam dan Sosialisme Tjokroaminoto tak cukup kuat melainkan jika dibaca bersekali dengan Islam dan Sosialisme karya Syed Hussein Al Atas Karya ini lebih padu dan menyengat Mungkin disebabkan faktor bahan bacaan dan kesempatan Syed Hussein Al Atas berbanding Tjokroaminoto Bagaimanapun dalam karyanya itu, Syed Hussein Al Atas tidak melupakan pendahulunya, bahkan dia kerapkali memuji Tjokroaminoto yang mengemukakan pandangan tentang Islam yang berwatak Sosialisme


  5. Mull Borneo Mull Borneo says:

    Hos tjokro aminoto merupakan salah satu tokoh besar dalam sejarah, guru dari salah satu tokoh besar pula Ir Soekarno.Islam dan sosialisme merupakan konsep dari hostjokro aminoto yang terinspirasi dari karl mark Yang menjelaskan islam dan sosialisme tidak bersebrangan dengan agama berlandaskan al qur an dan hadist tidak seperti ajaran karl mark, prinsip sosialisme harus di landaskan agama, yang merupakan kunci dari kemerdekaan, persamaan, dan persaudaraan.Juga kritik terhadap karl mark.Dari All Hos tjokro aminoto merupakan salah satu tokoh besar dalam sejarah, guru dari salah satu tokoh besar pula Ir Soekarno.Islam dan sosialisme merupakan konsep dari hostjokro aminoto yang terinspirasi dari karl mark Yang menjelaskan islam dan sosialisme tidak bersebrangan dengan agama berlandaskan al qur an dan hadist tidak seperti ajaran karl mark, prinsip sosialisme harus di landaskan agama, yang merupakan kunci dari kemerdekaan, persamaan, dan persaudaraan.Juga kritik terhadap karl mark.Dari Allah oleh Allah dan kembali kepada Allah


  6. Muhammad Fakhruddin Muhammad Fakhruddin says:

    Buku kecil ini kalau boleh dipermudahkan, adalah bagi Tjokroaminoto mengetengahkan manifesto persatuannya, Sarekat Islam SI Pun begitu, manifesto begini bukanlah lahir dalam suasana yang mudah bagi beliau sebagai pemimpin, yang mana persatuannya sedang menghadapi kebangkitan dua fraksi utama, iaitu SI Hijau dan SI Merah.Telahan peribadi saya, beliau terpaksa meramu komentar komentar penulis Barat mengenai Islam, komentar mengenai sosialisme dan sirah Nabi dan para sahabat untuk merapatkan p Buku kecil ini kalau boleh dipermudahkan, adalah bagi Tjokroaminoto mengetengahkan manifesto persatuannya, Sarekat Islam SI Pun begitu, manifesto begini bukanlah lahir dalam suasana yang mudah bagi beliau sebagai pemimpin, yang mana persatuannya sedang menghadapi kebangkitan dua fraksi utama, iaitu SI Hijau dan SI Merah.Telahan peribadi saya, beliau terpaksa meramu komentar komentar penulis Barat mengenai Islam, komentar mengenai sosialisme dan sirah Nabi dan para sahabat untuk merapatkan posisi dua kutub ideologi yang bakal bertembung dalam organisasi beliau


  7. Alfian Jak Alfian Jak says:

    This review has been hidden because it contains spoilers To view it, click here Buku dgn ejaan dan susunan kalimat yg menurut saya kuno sekali, sy harus membacanya berulang agar bisa memahami isi yg dibicarakan pak tjokro


  8. Rahardi Prakoso Rahardi Prakoso says:

    It s very insterst book


  9. Hippo dari Hongkong Hippo dari Hongkong says:

    baru ngeh kalo kalo gw itu ternyata punya penyakit latah baru tau minggu kmaren, gini critanyasore2 di lapak buku dewi sartika ketika sedang jelalatan liat tumpukan buku buku, seorang lelaki durjana membungkuk nyabet buku ini dengan tampang sumringah pokoknya tampangnya bener2 mupeng lah, wakakaka untungnya posisi sang durjanawan sedikit membelakangi sang penjual, sehingga tampang mupengnya gak kliatan ama dia padahal dari pengalaman2 sebelomnya blanja disini biasanya jangan sekali2 pasang t baru ngeh kalo kalo gw itu ternyata punya penyakit latah baru tau minggu kmaren, gini critanyasore2 di lapak buku dewi sartika ketika sedang jelalatan liat tumpukan buku buku, seorang lelaki durjana membungkuk nyabet buku ini dengan tampang sumringah pokoknya tampangnya bener2 mupeng lah, wakakaka untungnya posisi sang durjanawan sedikit membelakangi sang penjual, sehingga tampang mupengnya gak kliatan ama dia padahal dari pengalaman2 sebelomnya blanja disini biasanya jangan sekali2 pasang tampang mupeng apalagi sampe keluar iler kek si durjanawan satu ini, wkwkwkw kalo belom2 dah pasang tampang mupeng biasanya kita akan dipersulit oleh penjualnya sih pasang tampang sedingin es di kutub utara kalo bisa mah ehm, pengalaman waktu beli ciklit titipan buat sodara ketika si durjanawan sibuk tawar2an, gw ngambil juga buku ini yang kebetulan masih ada stoknya, ngebolak balik bentar bukunya dan entah kenapa tiba2 malah ikut ngeroyok sang penjual nawar buku ahirnya penjual yang kepayahan dikeroyok para durjana melepas buku ini seharga 15 rebu sajah, hehe ampe di rumah jadi bingung juga. napa buku ini ada di keresek gue yah setelah di inget2 ternyata gara2 latah coba buku bung hatta nya ada kopian yang laen, keknya ikutan latah ngembat juga dehbaru ngeh, kalo ternyata lumayan banyak yang ngel list buku ini di rak to read ama wishlist nya ada po, pal, aldo, roos, leli, gieb, pera ama vera beeeh, tau gitu gw sikat juga kopian yang tinggal atu lage di kaki lima itu semuanya ada 3 buku, masih tersegel rapi lage trus gw suruh adu panco yang masukin buku ini ke wishlist nya, minimal adu suit lah, hehe maap. maap. karena dasarnya saya emang latah ketika beli buku ini bener2 gak niat D


  10. Novia Anggraeni Iskandar Novia Anggraeni Iskandar says:

    Melalui buku ini rasa penasaran saya setelah sebelumnya merampungkan buku No god but God oelh Reza Aslan dapat terjawab Satu hal yang selalu menggelitik pikiran saya adalah sistem pemerintahan di dalam Islam Setidaknya dari apa yang saya pelajari perubahan dalam sistem tersebut setidaknya terjadi setelah sepeninggal Ali bin Abi Thalib RA, yang kemudian umat Islam dipimpin oleh sistem pemerintahan yang berbentuk kesultanan atau dinasti.Lalu mengapa Tjokroaminoto menulis buku mengenai sosialisme Melalui buku ini rasa penasaran saya setelah sebelumnya merampungkan buku No god but God oelh Reza Aslan dapat terjawab Satu hal yang selalu menggelitik pikiran saya adalah sistem pemerintahan di dalam Islam Setidaknya dari apa yang saya pelajari perubahan dalam sistem tersebut setidaknya terjadi setelah sepeninggal Ali bin Abi Thalib RA, yang kemudian umat Islam dipimpin oleh sistem pemerintahan yang berbentuk kesultanan atau dinasti.Lalu mengapa Tjokroaminoto menulis buku mengenai sosialisme dan Islam Stigma sosialisme sendiri di Indonesia pada zaman sekarang bukanlah sesuatu yang bisa dianggap positif Tidak sedikit yang akan menghubungkab sosialisme dengan komunisme Setidaknya begitulah yang tercantun di buku pelajaran sekolah zaman saya, sosialisme akan berpasangan dengan komunisme disusul dengan kapitalisme dengan liberalisme Lalu ada apa antara Islam dan sosialisme Di dalam buku ini dijelaskan bahwa tidak sedikit nilai nilai Islam yang terkandung di dalam tujuan tujuan sosialisme Sistem yang digunakan merujuk pada persamarataan hak hak masyarakat terlepas dari golongan, suku, atau keturunan Yang dikatakan sosialismenya pun cukup berbeda dengan sosialisme yang lahir di negeri barat Pemimpin atau khalifah dari masa Rasulullah hingga Ali RA hidup dengan gaya hidup yang setara pula dengan masyarakat yang dipimpinnya, yang seketika menjadi berubah ketika sistem tersebut berubah menjadi dinasti yang bertahan lebih dari 10 abad lamanya Karena sejatinya pemimpin adalah pelayan masyarakat bukan sebaliknya Sebesar besarnya nafsumu hendaklah kamu pergunakan dan kamu pimpin buat mencapai persatuan yang sempurna di antaramu dan buat memperkuat sikapmu dari dalam hal 154


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Islam dan Sosialisme Tjokroaminoto yang dilahirkan padaAgustus , di Madium Jawa Timur adalah seorang tokoh besar Indonesia Belanda menjulukinya sebagai Raja Jawa yang Tak Bermahkota Ia menjadi pemimpin Sarekat Islam SIdan sukses membawa SI sebagai organisasi pergerakan nasional terbesar ketika itu Ia menjadi tokoh dan guru utama pergerakan Dua muridnya yang terkemuka adalah Soekarno dan SM Kartosuwirjo Soekarno kelak menjadi Proklamator dan Presiden Pertam RI Sedangkan SM Kartosuwirjo menjadi Proklamator Darul Islam Negara Islam Indonesia DI NIISalah satu wasiat Tjokroaminoto yang terkenal adalah Lerena mangan sadurunge wareg yang berarti berhentilah makan sebelum kenyang esan yang bersumber dari hadis Nabi ini dimaksudkan agar generasi penerus menghindari sikap rakus dan serakah serta menggunakan jabatana untuk kepentingan pribadi dan golongan Ia hyga menyampaikan sebuah wasiat tertulis yang disahkan oleh forum sebagai Pedoman Umat Islam Isinya berupa pesan nkepada umat Islam supaya menjadi pelopor dalam upaya membawa masyarakat menuju tatanan kehidupan yangs esuai dengan ajaran IslamBuku Islam dan Sosialisme ini merupakan karyanya yang paling meonumental, bahkan menjadi salah satu karya terbesar Tjokromainoto Di dalamnya memuat sistem kemasyarakatan yang sosial relijius dengan susunan pemerintahan yang bersendikan demokrasi Buku ini ditulis untuk menanggulangi faham sosialisme yang diusung oleh kaum atheis dan komunis di Indonesia ☉ [PDF / Epub] ☆ Book Lover By Jennifer Kaufman ❤ – 9facts.co.uk di Madium Jawa Timur adalah seorang tokoh besar Indonesia Belanda menjulukinya sebagai Raja Jawa yang Tak Bermahkota Ia menjadi pemimpin Sarekat Islam SIdan sukses membawa SI sebagai organisasi pergerakan nasional terbesar ketika itu Ia menjadi tokoh dan guru utama pergerakan Dua muridnya yang terkemuka adalah Soekarno dan SM Kartosuwirjo Soekarno kelak menjadi Proklamator dan Presiden Pertam RI Sedangkan SM Kartosuwirjo menjadi Proklamator Darul Islam Negara Islam Indonesia DI NIISalah satu wasiat Tjokroaminoto yang terkenal adalah Lerena mangan sadurunge wareg yang berarti berhentilah makan sebelum kenyang esan yang bersumber dari hadis Nabi ini dimaksudkan agar generasi penerus menghindari sikap rakus dan serakah serta menggunakan jabatana untuk kepentingan pribadi dan golongan Ia hyga menyampaikan sebuah wasiat tertulis yang disahkan oleh forum sebagai Pedoman Umat Islam Isinya berupa pesan nkepada umat Islam supaya menjadi pelopor dalam upaya membawa masyarakat menuju tatanan kehidupan yangs esuai dengan ajaran IslamBuku Islam dan Sosialisme ini merupakan karyanya yang paling meonumental ❮Epub❯ ➣ Secret Delivery / Her 24-Hour Protector ➢ Author Delores Fossen – 9facts.co.uk bahkan menjadi salah satu karya terbesar Tjokromainoto Di dalamnya memuat sistem kemasyarakatan yang sosial relijius dengan susunan pemerintahan yang bersendikan demokrasi Buku ini ditulis untuk menanggulangi faham sosialisme yang diusung oleh kaum atheis dan komunis di Indonesia

    ☉ [PDF / Epub] ☆ Book Lover By Jennifer Kaufman ❤ – 9facts.co.uk di Madium Jawa Timur adalah seorang tokoh besar Indonesia Belanda menjulukinya sebagai Raja Jawa yang Tak Bermahkota Ia menjadi pemimpin Sarekat Islam SIdan sukses membawa SI sebagai organisasi pergerakan nasional terbesar ketika itu Ia menjadi tokoh dan guru utama pergerakan Dua muridnya yang terkemuka adalah Soekarno dan SM Kartosuwirjo Soekarno kelak menjadi Proklamator dan Presiden Pertam RI Sedangkan SM Kartosuwirjo menjadi Proklamator Darul Islam Negara Islam Indonesia DI NIISalah satu wasiat Tjokroaminoto yang terkenal adalah Lerena mangan sadurunge wareg yang berarti berhentilah makan sebelum kenyang esan yang bersumber dari hadis Nabi ini dimaksudkan agar generasi penerus menghindari sikap rakus dan serakah serta menggunakan jabatana untuk kepentingan pribadi dan golongan Ia hyga menyampaikan sebuah wasiat tertulis yang disahkan oleh forum sebagai Pedoman Umat Islam Isinya berupa pesan nkepada umat Islam supaya menjadi pelopor dalam upaya membawa masyarakat menuju tatanan kehidupan yangs esuai dengan ajaran IslamBuku Islam dan Sosialisme ini merupakan karyanya yang paling meonumental ❮Epub❯ ➣ Secret Delivery / Her 24-Hour Protector ➢ Author Delores Fossen – 9facts.co.uk bahkan menjadi salah satu karya terbesar Tjokromainoto Di dalamnya memuat sistem kemasyarakatan yang sosial relijius dengan susunan pemerintahan yang bersendikan demokrasi Buku ini ditulis untuk menanggulangi faham sosialisme yang diusung oleh kaum atheis dan komunis di Indonesia "/>
  • Paperback
  • 149 pages
  • Islam dan Sosialisme
  • H.O.S. Tjokroaminoto
  • Indonesian
  • 05 October 2019
  • 9799781639 Edition Language Indonesian Other Editions 3

About the Author: H.O.S. Tjokroaminoto

Is a well known author, some of his books are a fascination for readers like in the Islam dan Sosialisme book, this is one of the most wanted H.O.S Tjokroaminoto author readers around the world.